Baja ringan saat ini menjadi salah satu material favorit dalam konstruksi bangunan, terutama untuk rangka atap dan struktur ringan lainnya. Namun, bagi kamu yang tinggal di daerah pesisir atau dekat laut, mungkin ada pertanyaan besar: apakah baja ringan aman dari karat di lingkungan dengan kadar garam tinggi? Apakah daerah pesisir rentan terhadap karat?.
Udara di daerah pesisir mengandung partikel garam yang tinggi. Partikel ini terbawa angin dan menempel pada permukaan logam, termasuk baja ringan. Ketika garam, kelembaban, dan oksigen bereaksi dengan permukaan baja, maka proses korosi (karat) akan lebih cepat terjadi. Inilah mengapa material logam di wilayah pesisir lebih cepat mengalami kerusakan jika tidak diberi perlindungan ekstra.
Apakah baja ringan bisa berkarat? Secara umum, baja ringan memiliki lapisan pelindung berupa campuran seng (zinc) atau kombinasi zinc-aluminium (Zn-Al). Lapisan ini berfungsi untuk melindungi inti baja dari oksidasi. Namun, daya tahan tergantung pada:
- Kualitas serta jenis lapisan pelindung yang menutupinya. Lapisan seperti seng murni, atau campuran seng dan aluminium memberikan tingkat perlindungan yang berbeda terhadap korosi.
- Ketebalan lapisan pelindung (dinyatakan dalam satuan GSM: gram per meter persegi)
- Cara pemasangan dan perawatan
Fakta lapangan, daya tahan baja ringan di pesisir berdasarkan beberapa pengalaman lapangan menunjukkan bahwa baja ringan dengan lapisan Zinc-Aluminium (Galvalume) lebih tahan terhadap korosi di lingkungan laut dibanding yang hanya dilapisi Zinc saja. Hal ini karena kombinasi aluminium dapat memberikan proteksi yang lebih stabil terhadap kelembaban tinggi dan partikel garam.
Tips melindungi baja ringan di daerah pesisir :
1.Gunakan produk dengan lapisan anti-karat premium
Pilih baja ringan yang memiliki lapisan Galvalume atau sejenisnya.
2.Hindari goresan saat pemasangan
Goresan dapat membuka lapisan pelindung dan mempercepat timbulnya karat. Pastikan saat pemotongan menggunakan gunting lebih aman, dibandingkan menggunakan gerinda yg mengakibatkan muncul percikan api sehingga membuat lapisan tergores oleh percikan api panas tersebut, dan pastikan pemasangan dilakukan secara hati-hati.
3.Beri lapisan tambahan pada sambungan dan sudut
Gunakan cat anti-karat atau sealant khusus untuk menutup celah dan sambungan.
4.Lakukan pemeriksaan berkala
Periksa kondisi struktur baja ringan secara berkala, terutama pada titik-titik sambungan dan daerah yang langsung terpapar udara laut.
5.Perhatikan drainase dan ventilasi
Pastikan tidak ada air yang menggenang atau menetes terus menerus ke baja ringan. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu menjaga kelembaban tetap stabil.
6.Sudut kemiringan rangka atap minimal 15 derajat
Pastikan tingkat kemiringan minimal 15 derajat, agar air hujan dapat langsung turun tanpa berhenti sejenak karena kurang nya kemiringan.
Kami sarankan untuk pakai baja ringan IBI Truss. Terbukti kualitasnya dan sudah terjual baik di pulau jawa maupun wilayah lain seperti balinusra, Kalimantan, Sulawesi dan wilayah timur lainnya telah mempercayakan proyeknya pada IBI Truss. Penasaran? Hubungi kami sekarang di nomor WhatsApp 087854844507.